BUAH TIN




BUAH TIN

Buah-buahan yang terdapat di dalam Al-Qur’an memiliki berbagai manfaat sesuai dengan kandungan senyawa yang terdapat di dalamnya. Surah yang menjelaskan manfaat buah-buahan dalam Al-Qur’an berdasarkan kandungannya terdapat  dalam surah An Nahl:11 yang berbunyi :

 

يُنۢبِتُ لَكُم بِهِ ٱلزَّرْعَ وَٱلزَّيْتُونَ وَٱلنَّخِيلَ وَٱلْأَعْنَٰبَ وَمِن كُلِّ ٱلثَّمَرَٰتِ ۗ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَةً لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

 

Artinya “Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman; zaitun, korma, anggur dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan.

Menurut Tafsir Al-Jalalain menjelaskan bahwa (Dia menumbuhkan bagi kalian dengan air itu tanam-tanaman, zaitun, kurma, anggur dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu) hal yang telah disebutkan itu (benar-benar ada tanda) yang menunjukkan akan keesaan Allah swt. (bagi kaum yang memikirkan) mengenai ciptaan-Nya sehingga mereka mau beriman karenanya.

Hal senada juga disampikan dalam Tafsir menurut Ibnu Katsir, yaitu  Dia menumbuhkan bagimu dengan air hujan itu tanam-tanaman; zaitun, korma, anggur dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan, maksudnya Allah mengeluarkannya dari bumi, dengan air yang hanya satu macam ini, keluarlah buah-buahan itu dengan segala perbedaan, macamnya, rasanya, warnanya, baunya dan bentuknya.

Menurut ahli Tafsir Quraish Shihab menjelaskan bahwa air yang diturunkan dari langit itu dapat menumbuhkan tanaman-tanaman yang menghasilkan biji-bijian, zaitun, kurma dan anggur dan jienis buah-buahan lainnya. Sesungguhnya dalam penciptaan hal-hal-hal diatas terdapat tanda bagi kaum yang mempergunakkan akalnya dan selalu memikrkan  kekuasaan pencipta-Nya.

Tin atau bahasa latinnya Ficus carica L. adalah sejenis tumbuhan penghasil buah yang dapat dimakan yang berasal dari Asia Barat. Buah tin berbunga dimulai dari bulan Maret dan berlanjut sampai akhir April. Musim berbuah dimulai dari dua minggu kedua Juni dan berlanjut sampai waktu pertama bulan Juli. Buah tin dapat dikonsumsi secara keseluruhan bersama dengan bijinya. Sumber utama buah tin adalah wilayah Mediterania, tetapi tumbuh di sebagaian besar wilayah dunia. Di Iran telah tersebar di sebagian besar hutan utara dan pantai laut Kaspia, Mazandaran, Azerbaijan, Isfahan, Fars, Khuzestan dan Khorasan.

Pohon buah tin bentuknya kecil ada yang hampir sebesar bola pingpong. Seluruh bagian pohon dapat mengeluarkan getah yang berwarna putih susu. Buah ini bisa tumbuh besar dan dapat tumbuh hingga 10 m dengan batang lunak berwarna abu-abu (Mahran, 2005).

Buah tin muda berwarna kehijauan, seiring dengan matangnya buah, warna kulit akan berubah menjadi ungu kehitaman. Buah ini memiliki rasa dan aroma yang mirip dengan jambu biji. Aromanya harum semerbak, teksturnya empuk, rasanya keset, manisnya sedang, sedikit mengandung air dan berbiji banyak.

Tin adalah buah-buahan yang mengandung zat sejenis al­kalin yang mampu menghilangkan keasaman pada tubuh. Zat-zat aktif yang terdapat dalam buah tin adalah sejenis zat-zat pembersih yang bisa dipakai untuk mengobati luka luar dengan cara melumurinya.



Post a Comment

أحدث أقدم